» » » Baguette Homemade

19 Agustus 2015

Sedang mengalami masa galau.  Malas pangkat seribu untuk mencoba resep baru lalu upload di blog.  Sedang dimasa persimpangan, apa hanya akan berkutat seperti ini terus??? Ataukah melangkah ke jalur lain.  Nyatanya mencoba resep, menulis diblog, mengurus rumah itu memakan energi yang impas, pas.  Kalau melakukan hal lain pasti tenaga tidak cukup, dan ada yang harus dikorbankan salah satu.  Hups stop curhatnya...


Beberapa hari ini dikerjain sama orang yang namanya Megan Calista.  Orang ini membuat komen yang berisi promosi agen perjudian.  Lha otomatis saya yang punya rumah tidak terima tho??! Kalau dia jualan hal yang baik sih saya masih OK tidak akan menghapus komen.  Membalas komen tapi Megan  curang dengan memasang notasi "noreplay".  Hapus komen perjudian tsb, dia buat komen di resep lain.  Dihapus lagi, Megan buat komen di resep lain.  Capek dech...bagaimana cara memblokir orang tsb ya?


 Menemukan juga web yang ambil resep dan foto di blog ini, tanpa menyebutkan sumber tentunya.  Ah sudahlah.


Bismillah.  Membuat baguette hari Rabu 19 Agustus ini.  Baguette dimakan dengan cream soup ubi jalar.  Anak-anak suka, terutama Ahsan.  Resep Baguette yang dicoba hanya 1/2 resep, jadi 2 buah.  Alhamdulillah laris tinggal sedikit lagi.  Kata Ahsan sisanya untuk bekal TK besok..



Ahsan (5 th) dan baguette homemade

Resep baguette dari buku berbahasa Jerman.  
Kraus U, Mader R, Stapelfeldt W. 2008. Die ganze Welt der Brote. Naumann & Goebel Verlagsgesellschaft mBH


Baguette (1/2 resep)

Bahan yang diperlukan

500 g terigu protein tinggi 
1 sdt garam
1 saset ragi fermipan 7 g (resep asli menggunakan fresh ragi 40g)
375 ml air

1/2 butir putih telur
35 ml air

Cara membuat

1. Masukkan terigu dalam baskom, tambahkan garam.

2. Tambahkan ragi dengan air secukupnya, biarkan 15 menit.  Catatan: air ini diperhitungkan volumenya sehingga total air yang ditambahkan ke adonan nantinya pas 375 ml.

3. Masukkan cairan ragi dalam tepung terigu.  Aduk rata lalu uleni selama 10 menit.  Cara menguleni dengan mendorong adonan ke depan dengan tangan kanan. 

4. Masukkan adonan dalam baskom, tutup serbet lalu biarkan adonan selama kurang lebih 5 jam. Catatan, hanya membiarkan adonan selama 4 jam saja.

5. Taburi meja kerja dengan tepung terigu.  Uleni adonan sebentar, lalu bentuk memanjang 30 - 40 cm.  Buat garis pada adonan baguette.

6. Biarkan lagi adonan baguette selama 1 jam tanpa ditutup serbet.

7. Panaskan oven terlebih dahulu pada suhu 220 C.  
Catatan: penting sekali sebelum baguette atau roti-rotian masuk suhu oven harus sudah panas.  Jika belum panas, roti sudah dimasukkan oven, roti tidak mengembang dan keras.

8.  Masukkan air mendidih di dalam oven bagian bawah.  Tujuan agar baguette krispi diluar tapi lembut di dalam.
Catatan: langkah tidak dikerjakan karena kondisi oven yang tidak memungkinkan (hanya punya oven tangkring huhuhuhu...)

8.  Panggang baguette selama 20 menit.

9.  Campur putih telur dengan air.  Setelah waktu panggang berarkhir, olesi permukaan baguette yang masih panas dengan putih telur.  Dinginkan baguette.  Baguette siap dimakan


Foto step by step membuat Baguette


Tambah fermipan dengan air, tunggu 15 menit


Tuang air fermipan ke terigu, tambahkan air suhu ruang hingga volumenya 375 ml



uleni adonan 10 menit, bulatkan, tutup serbet, lalu tunggu selama 5 jam



Uleni adonan sebentar, bentuk memanjang 30 - 40 cm, tunggu selama 1 jam



Panggang baguette suhu 220 C selama 20 menit, olesi putih telur+air, dinginkan, siap disajikan



Berdoa sebelum makan




Makan baguette dengan cream soup ubi jalar



Bahagia itu sederhana.  Suka cita Ahsan dan Shafa makan baguette.


***

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

3 komentar:

  1. mba inkubasi itu apa?
    apa itu istilah ditutup pake serbetkah?

    BalasHapus
  2. mba inkubasi itu apa?
    apa itu istilah ditutup pake serbetkah?

    BalasHapus
  3. Iya betul teh Usi. Maksudnya dibiarkan dalam baskom yg ditutup serbet selama 5 jam. Nanti diedit lagi redaksinya. Makash banyak

    BalasHapus